Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

ASUS N501JW, Notebook Multimedia dengan Resolusi 4K



ASUS memiliki lini produk notebook yang sangat lengkap, mulai dari mainstream, multimedia, gaming, hingga ultrabook Zenbook untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Kali ini, produsen asal Taiwan tersebut menghadirkan N510JW, sebuah notebook multimedia yang ditujukan untuk para desainer dan pengguna di bidang arsitektur. Dibandrol dengan harga Rp 19.000.000, dan dengan dukungan layar 4K dan audio bersertifikasi SonicMaster Premium, ASUS N501JW menjadi notebook multifungsi untuk pengguna di atas.

Para desainer dan arsitek tentu tidak bisa kompromi terkait performa dan gaya. Untuk itu, N501JW dilengkapi komponen-komponen terkuat. Mulai dari prosesor quad core Intel Core i7 generasi keempat, grafis kelas gaming yakni Nvidia GeForce GTX 960M dengan 4GB DDR5, dan juga penyimpanan super cepat, berbasis Solid State Drive (SSD).

Hadir dengan desain yang tipis dan stylish, ASUS N501JW merupakan notebook berlayar 15,6 inci yang kuat di display. Ia mendukung teknologi IPS, resolusi ultra HD 4K yang menawarkan kerapatan piksel mencapai 282 pixel per inch. Hasilnya, tampilan yang mengagumkan dan dapat dilihat dari sudut pandang 178 derajat tanpa degradasi warna. Panel matte membuatnya lebih nyaman di lihat tanpa terganggu pantulan cahaya dari belakang pengguna

Multimedia merupakan salah satu segmen unggulan ASUS. Untuk itu, kami terus menghadirkan produk terkini demi memberikan pengalaman multimedia sempurna bagi pengguna, sebut Juliana Cen, Country Product Group Leader, ASUS Indonesia. ASUS N501JW merupakan bukti komitmen kami untuk pengguna setia notebook multimedia ASUS, ucapnya.

Untuk menyempurnakan, ASUS menggunakan desain diamond-cut serta brushed-metal surface pada touchpad yang luas. Material full aluminium surface dengan ketebalan hanya 0,8 inci dan juga dengan speaker ripe design menyempurnakan tampilannya. Tak hanya sekadar notebook bertenaga, N501JW juga merupakan karya seni.

Kinerja CPU dan Grafis Tinggi
Otak dari ASUS N501JW merupakan prosesor quad core Intel Core i7-4720HQ berkecepatan standar 2,6GHz yang mampu ditingkatkan hingga 3,6GHz. Prosesor ini dijamin mampu menghadirkan performa yang tinggi untuk tugas apapun. Dengan RAM berkapasitas ekstra besar, yakni 8GB, kondisi pekerjaan multitasking sama sekali bukan menjadi masalah.

Tak hanya itu, dari ASUS N501JW juga diperkuat oleh salah satu grafis terkini Nvidia yakni GeForce GTX 960M yang merupakan grafis kelas gaming. Dengan video memory sebesar 4GB, pengguna bisa memainkan video resolusi ultra HD 4K dengan mulus, rendering 3D dengan lancar, ataupun bermain game 3D terkini di resolusi tinggi tanpa mengalami penurunan frame rate.


Agar sistem dapat berjalan lebih cepat, pada bagian dalam ASUS N501JW juga sudah dibenamkan sebuah solid state drive (SSD) berkapasitas 128GB. Selain menawarkan kecepatan read-write yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan harddisk biasa, SSD juga bekerja tanpa suara karena tidak ada komponen yang aktif bergerak saat ia bekerja. Namun demikian, ASUS juga menyertakan harddisk SATA berkapasitas 1TB bagi pengguna yang ingin menyimpan konten-konten multimedia di notebook.

Illuminated Chiclet keyboard akan membuat pengalaman mengetik menjadi tanpa masalah meski dalam ruangan gelap gulita. Adapun demi mempermudah pengguna, misalnya saat sedang bermain game ataupun menjalankan aplikasi penghitungan, ASUS menyediakan numeric keypad pada N501JW.

Display Ultra HD 4K, Lebih Baik dari Retina Display
ASUS N501JW memiliki fitur yang disebut dengan VisualMaster. Fitur ini menghadirkan standar baru untuk notebook multimedia dari sisi kejelasan dan detil visual. Panel 15,6 yang digunakan jugamemiliki resolusi sangat tajam, yakni ultra HD 4K 3860 x 2160 pixel atau empat kali lebih tinggi dibandingkan resolusi Full HD dan bahkan lebih tajam dibanding retina display yang punya resolusi 2880x1800 di layar 15,4 dengan kerapatan 220 ppi.

Dengan resolusi di atas, layar pada N501JW menawarkan kerapatan piksel mencapai 282 ppi, sehingga gambar ditampilkan dengan sempurna di layar, nyaris mendekati tampilan sesungguhnya. Teknologi in-plane switching (IPS) yang menyediakan sudut pandang 178 derajat memastikan warna dan kontras tidak mengalami penurunan saat dilihat dari sudut manapun.


Untuk reproduksi warna yang lebih tajam dan akurat, teknologi VisualMaster pada ASUS N501JW menawarkan color gamut hingga 72% NTSC, 74% Adobe RGB, dan 100% sRGB. Rendering warna bahkan bisa dibuat lebih presisi dengan memanfaatkan fitur color temperature yang sudah disediakan. Sebagai penyempurna, teknologi ASUS Splendid juga disediakan untuk mengoptimalkan setting warna lebih lanjut saat notebook sedang digunakan.

Kualitas Audio Terbaik dengan SonicMaster Premium
ASUS N501JW dilengkapi speaker dengan sertifikasi SonicMaster Premium, teknologi yang dikembangkan tim ASUS Golden Ear yang menawarkan pengalaman audio terbaik. SonicMaster Premium mampu memproduksi suara yang tidak pernah ada di notebook sebelumnya. Dengan bass yang dalam serta vokal yang jelas, meski di level volume yang kencang.

Seperti diketahui, sumber suara berbeda membutuhkan setting audio yang berbeda dan pengguna perlu melakukan konfigurasi. Tugas ini dipermudah dengan AudioWizard yang memiliki 5 preset untuk berbagai modus penggunaan. Jika tak cukup, pengguna juga masih bisa memodifikasi lebih lanjut lewat software ICEsound yang lebih lengkap.
Kamis, 03 September 2015
Posted by Yoga
Tag :

Apa itu kabel Fiber Optic?


Fiber Optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah dari sinar laser atau LED.

Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi fiber optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.

Perkembangan teknologi fiber optik saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar, maka mampu dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional. Dengan demikian fiber optik sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi.

Sekitar 20 tahun yang lalu, kabel fiber optik telah memngambil alih dan mengubah wajah teknologi industri telepon jarak jauh maupun industri automasi dengan pengontrolan jarak jauh. Serat optik juga memberikan peranan besar membuat Internet dapat digunakan di seluruh dunia. Pada tahun 1997 fiber optik menghubungkan seluruh dunia, Fiber-Optic Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan kabel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.


Kelebihan Fiber Optik
  1. Bandwidth sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan
  2. Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi
  3. Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang
  4. Kebal terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio
  5. Tidak ada tenaga listrik dan percikan api
  6. Tidak berkarat

Kekurangan Fiber Optik
  1. Beberapa faktor membatasi efektivitas kabel FO. Selain instalasinya yang mahal, sistem ini mungkin sinyalnya kurang kuat, hal ini disebabkan karena faktor fisik ataupun material.
  2. Dispersi dapat mempengaruhi volume informasi yang dapat diakomodasi.
  3. Tidak seperti halnya dengan kawat atau plastik, fiber juga lebih sulit untuk disambung.
  4. Sambungan akhir dari kabel fiber harus benar-benar akurat untuk menghindari transmisi yang tidak jelas.
  5. Komponen FO mahal dan membutuhkan biaya ekstra dalam pengaplikasian yang lebih spesifik.

Cara Kerja Fiber Optik
Pada prinsipnya fiber optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat di dalamnya. Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh fiber optik.
Untuk mengirimkan percakapan-percakapan telepon atau internet melalui fiber optik, sinyal analog di rubah menjadi sinyal digital. Sebuah laser transmitter pada salah satu ujung kabel melakukan on/off untuk mengirimkan setiap bit sinyal. System fiber optik modern dengan single laser bisa mentransmitkan jutaan bit/second. Atau bisa dikatakan laser transmitter on dan off jutaan kali /second.
Sebuah kabel fiber optics terbuat dari serat kaca murni, sehingga meski panjangnya berkilo-kilo meter, cahaya masih dapat dipancarkan dari ujung ke ujung lainnya.

Helai serat kaca tersebut didesain sangat halus,ketebalannya kira-kira sama dengan tebal rambut manusia. Helai serat kaca dilapisi oleh 2 lapisan plastik (2 layers plastic coating) dengan melapisi serat kaca dengan plastik, akan didapatkan equivalen sebuah cermin disekitar serat kaca. Cermin ini menghasilkan total internal reflection (refleksi total pada bagian dalam serat kaca).
Sama halnya ketika kita berada pada ruangan gelap dengan sebuah jendela kaca, kemudian kita mengarahkan cahaya senter 90 derajat tegak lurus dengan kaca, maka cahaya senter akan tembus ke luar ruangan. Akan tetapi jika cahaya senter tersebut diarahkan ke kaca jendela dengan sudut yang rendah (hampir paralel dengan cahaya aslinya), maka kaca tersebut akan berfungsi menjadi cermin yg akan memantulkan cahaya senter ke dalam ruangan. Demikian pula pada fiber optics, cahaya berjalan melalui serat kaca pada sudut yang rendah.



Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit error rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.


Komponen komponen fiber optik
Sebuah sistem komunikasi tentu tidak hanya didukung oleh satu dua komponen atau perangkat saja. Di dalamnya pasti terdapat banyak sekali paduan komponen yang saling bekerja sama satu dengan yang lainnya. Perpaduan dan kerja sama tersebut akan menghasilkan banyak sekali manfaat bagi berlangsungnya transfer informasi. Dengan demikian, jadilah sebuah sistem komunikasi.
Di dalamnya terdapat proses modulasi agar sinyal-sinyal informasi yang sebenarnya dapat dimungkinkan dibawa melalui udara. Dan setibanya di lokasi tujuan, proses demodulasi akan terjadi untuk membuka informasi aslinya kembali. Jika berjalan dalam jarak yang jauh maka penguat sinyal pasti dibutuhkan.
Proses komunikasi pada sistem fiber optik juga mengalami hal yang sama seperti sistem komunikasi yang lainnya. Lima komponen utama dalam sistem komunikasi fiber optik adalah sebagai berikut:

1. Cahaya pembawa informasi
Inilah sumber asal-muasal terjadinya sistem komunikasi fiber optik. Cahaya, komponen alam yang memiliki banyak kelebihan ini dimanfaatkan dengan begitu pintarnya untuk membawa data dengan kecepatan dan bandwidth yang sangat tinggi. Semua kelebihan dari cahaya seakan-akan dimanfaatkan di sini. Cahaya yang berkecepatan tinggi, cahaya yang kebal terhadap gangguan-gangguan, cahaya yang mampu berjalan jauh, semuanya akan Anda rasakan dengan menggunakan media fiber optik ini.

2. Optical Transmitter (Pemancar)
Optical transmitter merupakan sebuah komponen yang bertugas untuk mengirimkan sinyal-sinyal cahaya ke dalam media pembawanya. Di dalam komponen ini terjadi proses mengubah sinyal-sinyal elektronik analog maupun digital menjadi sebuah bentuk sinyal-sinyal cahaya. Sinyal inilah yang kemudian bertugas sebagai sinyal korespondensi untuk data Anda. Optical transmitter secara fisik sangat dekat dengan media fiber optic pada penggunaannya. Dan bahkan optical transmitter dilengkapi dengan sebuah lensa yang akan memfokuskan cahaya ke dalam media fiber optik tersebut. Sumber cahaya dari komponen ini bisa bermacam-macam.
Sumber cahaya yang biasanya digunakan adalah Light Emitting Dioda (LED) atau solid state laser dioda. Sumber cahaya yang menggunakan LED lebih sedikit mengonsumsi daya daripada laser. Namun sebagai konsekuensinya, sinar yang dipancarkan oleh LED tidak dapat menempuh jarak sejauh laser.

3. Kabel Fiber optik
Komponen inilah yang merupakan pemeran utama dalam sistem ini. Kabel fiber optik biasanya terdiri dari satu atau lebih fiber optik yang akan bertugas untuk memandu cahaya-cahaya tadi dari lokasi asalnya hingga sampai ke tujuan. Kabel fiber optic secara konstruksi hampir menyerupai kabel listrik, hanya saja ada sedikit tambahan proteksi untuk melindungi transmisi cahaya. Biasanya kabel fiber optic juga bisa disambung, namun dengan proses yang sangat rumit. Proses penyambungan kabel ini sering disebut dengan istilah splicing.

4. Optical regenerator / amplifier / repeater
Optical regenerator atau dalam bahasa Indonesianya penguat sinyal cahaya, sebenarnya merupakan komponen yang tidak perlu ada ketika Anda menggunakan media fiber optik dalam jarak dekat saja.
Sinyal cahaya yang Anda kirimkan baru akan mengalami degradasi dalam jarak kurang lebih 1 km. Maka dari itu, jika Anda memang bermain dalam jarak jauh, komponen ini menjadi komponen utama juga. Biasanya optical generator disambungkan di tengah-tengah media fiber optik untuk lebih menguatkan sinyal-sinyal yang lemah.

5. Optical receiver (Penerima)
Optical receiver memiliki tugas untuk menangkap semua cahaya yang dikirimkan oleh optical transmitter. Setelah cahaya ditangkap dari media fiber optic, maka sinyal ini akan didecode menjadi sinyal-sinyal digital yang tidak lain adalah informasi yang dikirimkan. Setelah di-decode, sinyal listrik digital tadi dikirimkan ke sistem pemrosesnya seperti misalnya ke televisi, ke perangkat komputer, ke telepon, dan banyak lagi perangkat digital lainnya. Biasanya optical receiver ini adalah berupa sensor cahaya seperti photocell atau photodiode yang sangat peka dan sensitif terhadap perubahan cahaya.


Perkembangan terkini
System terbaru transmitter laser dapat mentransmitkan warna-warna yang berbeda untuk mengirimkan beragam sinyal digital dalam fiber optics yang sama sehingga jumlah data yang dikirim akan semakin besar berkali lipat.


Rabu, 19 Agustus 2015
Posted by Yoga

Apa itu HDMI?



High-Definition Multimedia Interface (HDMI) adalah salahsatu antarmuka (interface) peralatan audio/video digital tanpa kompresi yang didukung oleh industri. HDMI menyediakan antarmuka antara beberapa sumber audio/video digital yang cocok, saperti set-top box, pemutar DVD atau penerima AV serta audio digital dan/atau monitor video yang cocok, saperti televisi digital (DTV).



HDMI mendukung video standar, yang lebih tinggi, ataupun definisi tinggi, ditambah dengan audio digital multi kanal pada kabel tunggal. Hal ini tak tergantung pada standar DTV seperti ATSC, dan DVB(-T,-S,-C), karena semuanya merupakan enkapsulasi stream data MPEG, yang dilewatkan pada dekoder, dan keluar sebagai data video tak terkompresi, yang bisa jadi berdefinisi tinggi. Data video ini kemudian dikodekan menjadi TMDS untuk transmisi digital melalui HDMI. HDMI juga mendukung 8 kanal audio digital tak termampatkan. Dimulai dengan versi 1.2, saat ini HDMI mendukung hingga 8 kanal audio satu bit. Audio satu bit digunakan pada CD Super Audio.



Konektor HDMI Tipe A standar mempunyai 19 pin, sedangkan versi resolusi yang lebih tinggi yang disebut Tipe B telah didefinisikan, walaupun belum digunakan secara umum. Tipe B mempunyai 29 pin, yang mampu membawa kanal video expanded untuk digunakan dengan tampilan beresolusi tinggi. Tipe B dirancang untuk mendukung resolusi yang lebih tinggi dari 1080p.



HDMI Tipe A cocok juga dengan Digital Visual Interface (DVI-D) hubungan tunggal yang digunakan pada monitor komputer modern dan kartu grafik. Hal ini berarti bahwa sumber DVI dapat menggerakkan monitor HDMI, atau sebaliknya, dengan adapter atau kabel yang sesuai, akan tetapi fitur audio dan pengendalian jarak jauh HDMI-nya akan tidak tersedia. Sebagai tambahan, tanpa dukungan untuk High-Bandwidth Digital Content Protection (HDCP) pada kedua ujungnya, mutu dan resolusi video dapat diturunkan dengan sumber sinyalnya untuk mencegah pengguna dari melihat atau lebih khusus lagi merekam isi yang dilindungi. (Hampir semua hubungan HDMI mendukung HDCP, sedangkan beberapa hubungan DVI tidak.) HDMI Tipe B cocok dengan DVI hubungan ganda yang terdahulu.



Pendiri HDMI adalah pembuat elektronika konsumen yaitu Hitachi, Matsushita Electric Industrial (Panasonic/National/Quasar), Philips, Sony, Thomson (RCA), Toshiba, dan Silicon Image. Digital Content Protection, LLC (cabang Intel) menyediakan HDCP untuk HDMI. HDMI telah pula didukung oleh produser film besar Fox, Universal, Warner Bros., dan Disney, serta operator sistem DirecTV dan EchoStar (Dish Network) seperti halnya juga CableLabs dan Samsung.


Spesifikasi


Kanal TMDS
  • Membawa audio, video dan data pendukung.
  • Metoda persinyalan: Sebelumnya merujuk pada spesifikasi DVI 1.0 spec. Single-link (HDMI Tipe A) atau dual-link (HDMI Tipe B).
  • Kecepatan piksel video: 25 MHz hingga 340 MHz (Tipe A, berdasarkan versi 1.3) atau hingga 330 MHz (Tipe B, berdasarkan versi 1.2A). Format video di bawah 25 MHz (misalnya 13.5 MHz untuk 480i/NTSC) ditransmisikan menggunakan skema pengulangan piksel. Hingga 48 bit per piksel dapat ditransmisikan, tanpa memperhatikan kecepatan.   Mendukung 1080p60.
  • Enkoding piksel: RGB 4:4:4, YCbCr 4:4:4 (8-16 bit per component); YCbCr 4:2:2 (12 bit per component)
  • Kecepatan sampel audio: 32 kHz, 44.1 kHz, 48 kHz, 88.2 kHz, 96 kHz, 176.4 kHz, 192 kHz.
  • Kanal audio: hingga 8.


Kanal DDC
  • Memberikan izin pada sumber untuk menginterogasi kemampuan perangkat tujuan.
  • Persinyalan I²C dengan clock 100 kHz.
  • Struktur data E-EDID merujuk pada CEA-861D dan VESA Enhanced EDID (V1.3).


Kanal Consumer Electronics Control (CEC)
Kanal ini opsional untuk diterapkan, akan tetapi wiring merupakan keharusan
  • Menggunakan protokol AV link standar industri.
  • Digunakan untuk fungsi kendali jarak jauh (remote control).
  • Bus serial dua arah dengan satu kabel.
  • Ditetapkan dalam Spesifikasi HDMI 1.0, diperbaharui dalam HDMI 1.2A*


Proteksi isi
  • Merujuk pada Spesifikasi High-bandwidth Digital Content Protection (HDCP) 1.10.


Konektor
Nomor pin (dilihat pada sisi soket):








Penetapan Pin Konektor Tipe A



 

Versi

HDMI 1.1
Dikeluarkan bulan Mei, 2004.

  1. Mendukung DVD Audio.


HDMI 1.2
Dikeluarkan bulan Agustus, 2005.

  1. Mendukung maksimal 8 kanal Satu Bit Audio, digunakan pada CD Super Audio.
  2. Konektor HDMI Tipe A tersedia untuk sumber dari PC.
  3. Kemampuan sumber PC untuk menggunakan spasi warna RGB asli sambil mempertahankan opsi untuk mendukung spasi warna YCbCr CE.
  4. Disyaratkan pada penampilan HDMI 1.2 dan berikutnya untuk mendukung sumber bertegangan rendah.
HDMI 1.2a
Dikeluarkan pada Desember, 2005.
  1. Secara penuh menetapkan fitur Consumer Electronic Control (CEC), rangkaian perintah, dan tes pemenuhan CEC.
 HDMI 1.3
Dikeluarkan pada 22 Juni 2006.
  1. Menambah lebar pita hubung tunggal hingga 340 Mhz (10.2 Gbps)
  2. Mendukung kedalaman warna 30-bit, 36-bit, dan 48-bit (RGB atau YCbCr) atau lebih dari satu miliar warna, naik dari 24-bit pada versi sebelumnya.
  3. Mendukung standar warna xvYCC.
  4. Memasukkan kemampuan sinkronisasi audio otomatis (lip-sync).
  5. Mendukung keluaran Dolby TrueHD dan DTS-HD Master Audio stream untuk dekoding eksternal dengan penerima AV. TrueHD dan DTS-HD merupakan format codec audio tanpa kerugian yang digunakan pada HD DVD dan Blu-ray Disc. Jika pemutar disk dapat mendekode stream-stream ini menjadi data yang tidak termampatkan (terkompresi), maka HDMI 1.3 tidak lagi diperlukan, karena semua versi HDMI dapat membawa audio yang tak termampatkan.
  6. Ketersediaan akan konektor mini baru untuk perangkat sejenis camcorder.
Batasan jarak

Masalah yang ada pada HDMI adalah panjang kabel maksimum, karena pada semua kabel, sinyal akan melemah pada panjang tertentu. Untuk kabel tembaga HDMI standar pada 28 AWG, beberapa pengguna mendapati bahwa dayaguna sinyal turun pada panjang lebih dari sekitar 5 meter (~16 kaki). Untuk televisi proyeksi depan dan hookup komputer, hal ini dapat menyebabkan kehilangan data serta melemahnya perangkat video pada tingkat yang tak dapat diterima. Situs web resmi HDMI menetapkan batasan 10 meter. "HDMI technology has been designed to use standard copper cable construction at long lengths. In order to allow cable manufacturers to improve their products through the use of new technologies, HDMI specifies the required performance of a cable but does not specify a maximum cable length. We have seen cables pass "Standard Cable" HDMI compliance testing at lengths of up to a maximum of 10 meters without the use of a repeater. It is not only the cable that factors into how long a cable can successfully carry an HDMI signal, the receiver chip inside the TV or projector also plays a major factor. Receiver chips that include a feature called "cable equalization" are able to compensate for weaker signals thereby extending the potential length of any cable that is used with that device. With any long run of an HDMI cable, quality manufactured cables can play a significant role in successfully running HDMI over such longer distances." (from the HDMI FAQ page)

Dilaporkan bahwa ada cara untuk menanmbah batas jarak dengan cara menambh ketebalan kabel tembaga, yang secara efektif akan menurunkan impedansi. Kabel 24 AWG dianggap lebih baik daripada 28 AWG. Cara lain adalah dengan menggunakan serat optik atau kabel Cat-5 untuk menggantikan tembaga standar. Beberapa perusahaan menawarkan juga penguat dan pengulang yang dapat menguntai beberapa kabel HDMI secara bersama-sama.


 



















































Posted by Yoga
This Blog was made by Yoga All Rights Reserved © 2012.. Diberdayakan oleh Blogger.

Donate

Donate Bitcoin

Popular Posts

Clock

Visitor

Blogroll

- Copyright © Kaibo - Powered by Blogger -